You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Curahlele
Desa Curahlele

Kec. Balung, Kab. Jember, Provinsi Jawa Timur

SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA CURAHLELE KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER WEBSITE INI DI RANCANG KHUSUS UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI KEPADA MASYARAKAT DALAM RANGKA MEMBANGUN KETERBUKAAN PUBLIK TERUTAMA BERKAITAN DENGAN PELAYANAN, PROGRAM, KEGIATAN-KEGIATAN DAN INFORMASI LAINNYA MARI KITA DUKUNG DALAM MEMBANGUN SISTEM INFORMASI DESA INI UNTUK KEMAJUAN DESA DI MASA MENDATANG .

MENGENAL LEBIH DEKAT DESA CURAHLELE BERSAMA MAHASISWA KKN KOLABORATIF KELOMPOK 101

Muhammad Nur 29 Agustus 2022 Dibaca 67 Kali
MENGENAL LEBIH DEKAT DESA CURAHLELE BERSAMA MAHASISWA KKN KOLABORATIF KELOMPOK 101

Mengenal Lebih Dekat Desa Curahlele Bersama Mahasiswa KKN Kolaboratif Kelompok 101; Pesona Desa Curahlele Yang Penuh Keramah Tamahan

Curahlele, Jember (29/07/2022), Kabupaten Jember terkenal dengan luas wilayahnya yang terdiri dari 31 kecamatan. 

Kecamatan Balung menjadi salah satu bagian wilayah yang terletak disebelah selatan  wilayah Jember. 

Desa Curahlele menjadi bagian wilayah administratif Kecamatan Balung yang berbatasan langsung dengan Desa Tisnogambar 
Kecamatan Bangsalsari disebelah utara, Desa Gumelar Kecamatan Balung di sebelah timur, Desa Balung Lor 
Kecamatan Balung di sebelah selatan, dan Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari di sebelah barat. 

Desa Curahlele memiliki keanekaragaman yang sangat luar biasa dimulai dari keanekaragaman sumber daya alam, 
sumber daya manusia, serta kebudayaannya. Mayoritas wilayah di Desa Curahlele digunakan untuk lahan pertanian padi,
jagung, kedelai, dan tembakau. Hasil bumi ini digunakan masyarakat sekitar untuk memenuhi kebutuhan hidup 
serta pendapatan utama keluarga. Tidak hanya itu, Desa Curahlele juga memiliki berbagai macam industri kecil 
yang dilakukan oleh sebagian masyarakatnya. Industri kecil yang menjadi Icon Desa Curahlele 
yaitu industri pembuatan tusuk sate. Industri pembuatan tusuk sate diharapkan mampu menjadi ciri khas desa 
sesuai dengan harapan yang dikemukakan oleh kepala desa Curahlele 
“ Industri pembuatan tusuk sate ini sebenarnya tidak hanya berada di desa ini saja, mas mba. 
Ada di desa sebelah juga, tapi paling banyak pembuatannya di daerah sini. 
Ya harapannya bisa menjadi ciri khas desa” tutur Bapak Hamid. 

Masyarakat Desa Curahlele terdiri dari suku Jawa dan Suku Madura. 
Akan tetapi, sebagian besar masyarakatnya berlatar belakang Suku Madura. 
Meskipun berlainan budaya dan Bahasa, masyarakat Desa Curahlele tetap hidup secara berdampingan 
secara rukun dan damai. Masyarakat saling tolong menolong dalam kepentingan bersama untuk membangun Desa Curahlele 
yang lebih maju kedepannya. Dalam bertindak masyarakat Desa Curahlele selalu mengedepankan sikap ramah, sopan, dan santun. 
Hal tersebut dirasakan langsung oleh mahasiswa KKN Kolaboratif kelompok 101 yang diterima dengan sangat baik oleh masyarakat sekitar. 
Perangkat desa setempat selalu membantu memenuhi hal-hal yang dibutuhkan oleh mahasiswa, contohnya seperti tempat tinggal. 
Pemerintah Desa juga memberikan bantuan secara penuh pada program kerja KKN Kolaboratif kelompok 101 terkait data DTKS 
(Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) contohnya seperti mengadakan rapat koordinasi mahasiswa bersama kepala desa, sekretaris desa, 
kepala dusun untuk merealisasikan program kerja. Perangkat Desa juga membantu menginformasikan data-data yang dibutuhkan 
untuk kelancaran program kerja DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). 

Tidak hanya membantu mahasiswa KKN Kolaboratif saja, perangkat desa juga senantiasa selalu 
memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat secara tanggap dan cepat untuk membantu memenuhi 
kebutuhan masyarakat. Masyarakat sangat terbantu dengan keramahan perangkat dalam memberikan pelayanan. 
Perangkat desa juga selalu memberikan berita up to date yang dapat diakses masyarakat melalui laman resmi 
Desa Curahlele di “Artikel Kategori Berita lokal - Website Resmi Desa Curahlele” sebagai tambahan informasi
kepada masyarakat terkait program kerja yang dilakukan pemdes. 
Tidak hanya lapisan perangkat desa yang selalu mengedepankan sikap ramah tamah, akan tetapi 
seluruh masyarakat Desa Curahlele juga menerima seluruh mahasiswa KKN Kolaboratif dengan baik. 
Hal tersebut terlihat ketika kami melakukan survei potensi desa. Masyarakat yang memiliki usaha 
menanggapi kegiatan survei kami dengan baik, menjelaskan dengan bahasa yang santun, 
disertai dengan gurauan lucu dengan ciri khas logat bahasa mereka yang dominan menggunakan Bahasa Madura. 
Tidak hanya itu, keramahan masyarakat Desa Curahlele juga terlihat ketika kami tidak sengaja berpapasan, 
mereka menyapa dengan ramah dan mengajak kami bersenda gurau.
 

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image