You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Curahlele

Kec. Balung, Kab. Jember, Prov. Jawa Timur
Info
SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA CURAHLELE KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER MARI KITA DUKUNG DALAM MEMBANGUN SISTEM INFORMASI DESA INI UNTUK KEMAJUAN DESA DI MASA MENDATANG . MARI KITA JAGA KESEHATAN DAN MEMBIASAKAN MEMAKAI MASKER DIMANAPUN KITA BERADA. BERSAMA KITA MEWUJUDKAN KENORMALAN BARU INI YANG BEBAS DARI PANDEMI COVID 19. SALAM DESA SEHAT!!!

PROFIL KARANG TARUNA CURAHLELE


PROFIL KARANG TARUNA CURAHLELE

Karang Taruna merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang secara yuridis telah diatur dalam peraturan Menteri Sosial (Permensos) Republik Indonesia Nomor : 77 / HUK / 2010 Tentang Pedoman Dasar Karang Taruna sebagai petunjuk pelaksaannya. Organisasi tersebut berkedudukan di Desa yang mana kepala desa sebagai pembina langsung. Sedangkan untuk wilayah yang lebih luas dibentuk Forum Karang Taruna ditingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi hingga Pusat dan yang mengukuhkan adalah pemerintah berdasarkan kewilayahan.

Organisasi karang taruna merupakan sebuah wadah dan sarana dalam mengembangkan potensi setiap anggota masyarakat yang harapannya tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat utamanya generasi muda di wilayah desa/ kelurahan yang terus berkomitmen bergerak dibidang sosial khususnya peningkatan kesejahteraan sosial melalui pembinaan secara berkelanjutan, terencana, terpadu, terarah, dan menyeluruh agar anggota dapat tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang tangguh, peka/ tanggap terhadap persoalan-persoalan sosial kemasyarakatan.

Untuk mewujudkan itu, perlu ada strategi kemitraan yang dibangun, baik secara internal pemuda karang taruna, pemerintah, lembaga-lembaga lainnya, maupun masyarakat pada umumnya agar dapat mendorong terwujudnya cita-cita bersama.

Pemuda Karang Taruna Curahlele, mulai gencar disuarakan dan dibangun semangat pemuda curahlele yang anggotanya terdiri dari para pemuda yang baru selesai belajar diperguruan Tinggi dengan berbagai keahlian dan konsentrasi kompetensi berbeda satu sama lain, juga didukung oleh pemuda lainnya yang memiliki semangat, tekad, komitmen dan kesungguhan untuk mengabdi kepada tempat kelahirannya. Melalui ide dan gagasanya, serta kekompakannya akhirnya diresmikan dan dilantik kepengurusan pertama oleh kepala Desa Curahlele H. Shiddiq pada bulan Agustus Tahun 2014 bertepatan dengan perayaan hari kemerdekaan Republik indonesia. Ketua terpilih saat itu secara aklamasi yaitu Akhmad Munir salah satu pemuda yang memiliki semangat untuk mengabdi kepada desanya, didukung oleh pemuda potensial lainnya, yakni Muhammad Erfan Agustian (Sekretaris), Mashuri (Bendahara), Robith Fahmi (Ekonomi Kreatif), Alwi Hasan (pendidikan), Achmad Matsani (Bid. Sosial Budaya), Muhammad Farouq (Bid. Humas) , Abdul Malik (Bid. Olahraga), Moh Imam (Bid. Usaha).

Sebagai bukti gerakan pemuda karang taruna, kepala desa H. Shiddiq mulai mendorong dan mengajak pemuda Karang Taruna dalam penanaman pohon sengon bersama perangkat desa dan kepala dusun di areal sepanjang pinggir jalan persawahan yang inisiatifnya hasil dari sengon tersebut dapat mendorong usaha pemuda dan sekaligus dapat menambah kas dalam kegiatan karang taruna. Selain itu, juga pemuda karang taruna rutin koordinasi dan melibatkan diri dalam kegiatan pengajian, kepanitiaan 17 Agustusan.

Kegiatan usaha yang telah dijalankan, meskipun dibilang masih belum sepenuhnya sukses, namun atmosfir semangat terus digalakkan, sosialisasi informasi usaha dikomunikasi dalam forum-forum yang diadakan oleh pemerintah yang kebetulan penyelenggaranya dinas kesbangpol dengan nara sumber dari pelaku usaha, pemangku kebijakan (disperindag) bahkan sempat mengajak kerjasama Sidomuncul, hanya saja tidak berhasil kerjasama kemitraannya karena targetnya terlalu berat saat itu bagi kepengurusan, yang harus menyediakan hasil panen kepada sido muncul dengan berat 3 ton Jahe perbulan. Namun tidak berhenti disitu, usaha kerjasama terus dilakukan dengan lembaga usaha lainnya, seperti joint produk dan marketing hasil ekstrak jahe merah, dan bersyukur usaha ini berjalan sampai akhir kepengurusan. Disamping usaha menjual hasil bibit jahe disisi lain juga menjual hasil ekstrak jahe.

Pada periode berikutnya, dilanjutkan estafet kepemimpinannya oleh Mashuri sebagai Ketua Umum dan sekaligus sebagai pendamping Lokal Desa, dengan keanggotaannya adalah kepengurusan baru. Program yang dijalankan relatif lebih berwarna, selain membantu Desa dalam kegiatan 17 Agustus, disisi lainnya mengadakan kegiatan Pawai Obor dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam (1 Muharram), rangkaian lomba pada hari Santri yang melibatkan santri Delapan pondok pesantren di Curahlele, serta menghidupkan budaya lokalitas yakni Festival Sedekah Bumi atau dikenal dengan selametan Desa yang disandingkan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari seluruh Desa bahkan masyarakat kabupaten Jember, mengingat bahwa warisan budaya dari para leluhur sewajarnya di jaga dan dipertahankan agar generasi berikutnya tidak melupakan sejarah.

Kedepan karang taruna mudah-mudahan terus bersinergi dalam mengembangkan potensi dan jejaringnya, baik dalam hal mendorong pada peningkatan sumberdaya manusia, kemandirian usaha dan kesejahteraan, serta menjaga semangat untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, harmonis, dan jauh dari tindakan-tindakan yang negatif.

Bagikan artikel ini:
Komentar