You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Curahlele

Kec. Balung, Kab. Jember, Prov. Jawa Timur
Info
SELAMAT DATANG DI WEBSITE DESA CURAHLELE KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER MARI KITA DUKUNG DALAM MEMBANGUN SISTEM INFORMASI DESA INI UNTUK KEMAJUAN DESA DI MASA MENDATANG . MARI KITA JAGA KESEHATAN DAN MEMBIASAKAN MEMAKAI MASKER DIMANAPUN KITA BERADA. BERSAMA KITA MEWUJUDKAN KENORMALAN BARU INI YANG BEBAS DARI PANDEMI COVID 19. SALAM DESA SEHAT!!!

PEMDES Curahlele Gelar BIMTEK Bagi Kelompok Tani


PEMDES Curahlele Gelar BIMTEK Bagi Kelompok Tani

Curahlele, 30 Desember 2020 Jam 09.00 Pemerintah Desa Curahlele menggelar bimtek bagi kelompok Tani dengan tema "Pelatihan Peningkatan Kapasitas Bagi Kelompok Tani. Kegiatan pelatihan ini dilakukan selain memberikan penguatan terhadap peran-peran penting yang diharus dilakukan oleh petani disisi lain juga memberikan penyuluhan kepada para petani terkait dengan problem-problem mendasar apa yang dialami oleh para petani, sehingga aspirasi petani kepada pemerintah desa dapat ditampung dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah proaktif guna mengatasi berbagai persoalan khususnya dalam bidang pertanian.

Peserta kegiatan ini melibatkan beberapa komponen yang terdiri dari kelompok petani, petani dan ulu-ulu sebagai kepanjangan tangan dari pihak pemerintah desa dengan para petani maupun kelompok tani. Karena penting sekali dikuatkan proses komunikasi dan kerjasama kemitraannya, agar para petani, kelompok tani dan ulu-ulu dapat menempatkan peranannya sesuai dengan porsinya masing-masing.

Kegiatan ini menghadirkan Narasumber dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Balung. Dalam kesempatan itu Bapak Tri sebagai PPL menuturkan bahwa “perlunya koordinasi antara semua pihak, terutama kelompok petani, petani, ulu ulu, pemerintah desa, karena unsur tersebut yang mengetahui langsung apa problem yang dihadapi. Kami sebagai penyuluh hanya sebagai mediator dan fasilitator. Namun meskipun begitu, kami juga memiliki tanggungjawab untuk mendampingi para petani, apabila dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi terkait dengan kebijakan pemerintah khususnya dalam bidang pertanian, karena kami memiliki garis koordinasi langsung dengan dinas pertanian kabupaten Jember.” Tutur Bapak Tri selaku PPL yang bertugas langsung di Desa Curahlele.”Lebih lanjut Bapak Tri menyampaikan “kami melihat, dari berbagai masalah yang kerap ditemui, khususnya pada musim penghujan ini, di desa Curahlele kerap terjadi banjir yang berdampak pada pertanian masyarakat. Tentunya perlu ada normalisasi, jauh sebelum musim penghujan datang. Disamping itu, para petani sekarang kesulitan pupuk yang bersubsidi, kami sebagai PPL perlu menyampaikan bahwa bagi para petani diharapkan untuk membuat kartu Tani, ini merupakan program dari pemerintah untuk memastikan validitas data para petani khususnya dalam memperoleh pupuk. Data yang masuk kepada kami sekitar 45% yang sudah mengajukan, kami berharap tahun 2021 ini masyarakat secara serentak untuk membuatnya. Syarat pengajuannya cukup mudah, hanya dengan melampirkan foto copy KTP, KK dan SPPT. Besar harapnnya nanti para petani dapat memperoleh pupuk sesuai dengan identitas yang valid dan luas lahan berdasarkan ketentuan aturan dan kebijakan yang berlaku.” tutur Bapak Tri. Dalam kesempatan itu juga petani dihimbau untuk tetap waspada terhadap serangan hama wereng, karena persoalan wereng ini sudah menjadi penyakit tahunan yang melanda. Oleh karenanya perlu diantisipasi, dengan melakukan pengobatan sejak dini.

Narasumber kedua, yang membidangi masalah pengairan, Bapak Nurrahmat (Juru Pengairan Keramat Candi), menyampaikan, bahwa perairan merupakan salah satu kunci keberhasilan pertanian, karena pertanian sangat membutuhkan air. Oleh karenanya perlunya kekompakan Antara semua pihak agar dapat menjaga fasilitas umum pertanian, seperti Dam pintu air, membiasakan membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang ke saluran air pertanian (irigasi), sehingga air terus lancar”, tutur Bapak Nur Rahmat.

Sebagai penutup sesi sambutannya, Abdul Hamid, kepala Desa Curahlele, menyampaikan ”Dengan diadakannya acara ini, yang melibatkan kelompok tani, petani dan ulu-ulu, besar harapannya kita bisa tahu duduk persoalan yang dihadapi, dan  mencari formula untuk mengatasi berbagai persoalan-persoalan yang dihadapi para petani. Tahun ini sudah dilakukan normalisasi, khususnya sungai, dimulai dari hulu sungai di krajan kidul, krajan tengah hingga karang pakem. Disisi lain, kami telah menginstruksikan kepada ulu-ulu dan kepala dusun, agar terus memantau lancarnya saluran air, khususnya dimusim hujan ini. Insyaallah tahun 2021 ini, kami siapkan sepanjang 3 km untuk normalisasi, tidak lain tujuannya agar hasil pertanian masyarakat semakin meningkat.” Lebih lanjut Bapak Kades juga menghimbau kepada peserta yang hadir, agar sadar dalam membayar pajak tepat waktu, karena pajak itu akan kembali ke desa untuk dimanfaatkan kembali bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur pertanian. (Co. M. Nur)

Bagikan artikel ini:
Komentar